TRAINING FOR TRAINER EDUKASI KEUANGAN DAN ASURANSI

Jakarta, 11 Desember 2018. PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera mengadakan Training for Trainer Edukasi Keuangan dan Asuransi diikuti oleh 17 Agency Director (AD) Sejabodetabek di Gedung Bumiputera Lt. 2 Jl. Wolter Monginsidi 84-86, Jakarta, 10-11 Desember 2019.

“Diadakannya Training for Trainer bagi para Agency Director ini, dimaksudkan untuk menyiapkan paramanajer agar para AD memiliki kemampuan, keterampilan dan pengetahuan yang dapat  memberikan edukasi keuangan dan asuransi syariah di masyarakat,” kata Dwi Wiriatmoko (Direktur Teknik & Oprasional).

Menurutnya, PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera sebagai pelaku Industri Asuransi Jiwa Syariah berkewajiban melaksanakan program peningkatan literasi dan inklusi keuangan dalam bentuk edukasi keuangan dan asuransi sesuai POJK No.76/2016.

“Adanya edukasi keuangan dan asuransi ini secara tidak langsung kita juga mendidik masyarakat agar mampu mengelola keuangannya dengan baik sekaligus lebih mengenal asuransi syariah, itu juga berarti bahwa perusahaan membantu menyiapkan pasar potensial bagi para agen asuransi syariah.

Selain pendalaman materi, peserta juga melakukan praktik presentasi yang dipandu oleh Sugeng Widodo (Asisten Direktur Utama), AS. Imron (Kepala Departemen Pemasaran Wilayah 2 Barat), dan A. Zaenuri (Kepala Departemen Pemasaran Wilayah 1 Timur). (SW)

 

KARYAWAN WAJIB MEMILIKI POLIS DARI PERUSAHAAN SENDIRI

 

Jakarta, 12 Desember 2018. “Karyawan PT Asuransi Jiwa Syariah Bumiputera wajib memiliki polis dari perusahaan sendiri sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya,” tegas Direktur Teknik dan Operasional Dwi Wiriatmoko dalam acara Seminar Edukasi Keuangan dan Asuransi bagi para karyawan Kantor Pusat, 12 Desember 2018, di Gedung Bumiputera 84 Lantai 2, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Menurutnya, memiliki polis perusahaan sendiri penting agar karyawan juga ikut merasakan manfaat produk maupun layanan dari perusahaan. “Jadi, sebelum kita mengajak orang lain agar membeli produk kita, maka kita sendiri juga sudah punya polis.”

Pelaksanaan edukasi dan literasi berlangsung lancar selama 2 jam yang dibagi dalam dua sesi. Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi tentang pengelolaan keuangan yang baik serta investasi untuk masa depan.

Menurut Sugeng Widodo, penyaji materi, inti dari pengelolaan keuangan yang baik terdiri dari tiga cara, yaitu: Pertama, menciptakan banyak sumber penghasilan. Kedua, menyimpan uang yang diperoleh serta menginvestasikannya agar bertumbuh. Ketiga, mengendalikan pengeluaran agar relatif kecil sesuai kebutuhan dan hal-hal yang produktif atau sesuatu yang menghasilkan uang kembali.

Sesi kedua, dilanjutkan oleh Achmad Zaenuri, materi asuransi jiwa syariah serta produk-produk unggulan perusahaan.

Sesuai dengan penyajian materi dan tanya jawab, peserta menandatangani Surat Permintaan Asuransi Jiwa Syariah (SPAJS)  dibantu oleh para agen Kantor Pemasaran dan Pelayanan Asuransi Syariah (KPPAS) Pasar Minggu di bawah pimpinan Agency Director Liza Farida. (SW – YS)