Waspada DBD dan Tipes Mengintai Liburan Akhir Tahun: Sudahkah Keluarga Anda Terlindungi?

29 Desember 2025 – Corporate Communication

Hanya tinggal hitungan hari kita akan meninggalkan tahun 2025. Di sela-sela menyusun resolusi tahun baru dan menikmati waktu liburan bersama keluarga, ada satu hal yang tidak boleh luput dari perhatian kita: Cuaca.

Akhir tahun di Indonesia identik dengan curah hujan tinggi. Bagi sebuah keluarga, ini adalah momen double garda. Di satu sisi kita ingin bersukacita menyambut tahun baru, namun di sisi lain, ancaman penyakit musiman seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Tipes (Demam Tifoid), dan Diare sedang mengintai, terutama bagi buah hati kita yang daya tahan tubuhnya mungkin menurun karena kelelahan aktivitas liburan.

Dalam Islam, menjaga diri dan keluarga (hifz an-nafs) adalah bagian dari ibadah. Sakit memang ujian dari Allah SWT, namun mempersiapkan diri untuk menghadapinya adalah bentuk Ikhtiar yang wajib kita lakukan.

Bayangkan jika di tengah keceriaan liburan akhir tahun, salah satu anggota keluarga harus tumbang karena sakit. Bukan hanya kebahagiaan yang terganggu, namun kesiapan finansial keluarga juga bisa terguncang.

Mengapa Musim Hujan Disebut “Musim Dokter”?

Ada tiga penyakit utama yang kerap menyerang keluarga Indonesia di akhir tahun, dan secara medis, ketiganya memerlukan penanganan serius:

  1. Demam Berdarah Dengue (DBD) Genangan air akibat hujan menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti. Secara medis, DBD sangat tricky karena memiliki “Fase Kritis” di hari ke-4 hingga ke-6 demam. Pasien seringkali merasa sembuh karena demam turun, padahal saat itulah risiko kebocoran plasma terjadi. Penanganan medis di Rumah Sakit mutlak diperlukan untuk memantau trombosit dan cairan tubuh agar tidak terjadi syok yang fatal.
  2. Demam Tifoid (Tipes) Liburan seringkali identik dengan wisata kuliner. Namun, kebersihan makanan yang kurang terjaga di musim hujan memicu bakteri Salmonella typhi. Penyakit ini menyerang saluran cerna dan membutuhkan bed rest total serta terapi antibiotik yang ketat di bawah pengawasan dokter. Jika dipaksakan beraktivitas, risiko komplikasi usus bisa terjadi.
  3. Diare Akut Sering dianggap sepele, namun Diare adalah penyebab utama dehidrasi berat pada anak-anak. Di musim banjir, sumber air bersih sering terkontaminasi bakteri E. coli. Penanganan medis dibutuhkan segera untuk rehidrasi cairan tubuh agar fungsi organ vital tidak terganggu.

Tips Melindungi Diri dan Keluarga

Berikut adalah langkah-langkah pencegahan yang bisa Anda lakukan:

Cegah DBD: Lakukan 3M Plus Nyamuk penyebab DBD berkembang biak di air tergenang yang jernih. Lakukan hal berikut minimal seminggu sekali :

  • Menguras bak mandi/penampungan air.
  • Menutup rapat tempat penampungan air.
  • Memanfaatkan kembali barang bekas (kaleng, ban, botol).
  • Plus: Gunakan lotion anti nyamuk, pasang kawat nyamuk, dan hindari menggantung baju kotor.

Cegah Tipes & Diare: Aturan “Matang dan Panas” Penyakit ini masuk lewat mulut. Saat liburan dan “jajan” di luar, perhatikan hal ini:

  • Pastikan makanan disajikan panas dan baru dimasak. Hindari makanan bersantan yang sudah didiamkan lama.
  • Hati-hati dengan es batu dan sayuran mentah yang pencuciannya tidak terjamin. Lebih aman minum air kemasan atau air yang dimasak hingga mendidih.
  • Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS): Wajib dilakukan sebelum makan dan setelah dari toilet. Sabun lebih efektif membunuh kuman diare dibandingkan hand sanitizer.

Tips Tambahan Liburan Bawa “Safety Kit” (sabun cair, tisu basah, lotion anti nyamuk) di tas Anda. Jaga imunitas dengan tidak begadang dan konsumsi vitamin C, karena kurang tidur membuat tubuh mudah terserang virus.

Solusi Perlindungan: Assalam Family

Pastikan Anda dan keluarga terlindungi dengan asuransi terbaik. Sebagai mitra perlindungan keluarga Indonesia, kami menghadirkan produk unggulan Assalam Family. Ini bukan sekadar produk asuransi, melainkan sebuah wadah tolong-menolong (ta’awun) antar peserta.

Mengapa Assalam Family adalah pendamping yang tepat untuk keluarga Anda di akhir tahun ini?

  1. Santunan Kebajikan (Meninggal Dunia karena Kecelakaan & Penyakit) Memahami risiko yang tak terduga, Assalam Family hadir memberikan perlindungan jiwa yang komprehensif. Santunan Kebajikan akan diberikan kepada ahli waris apabila Peserta meninggal dunia akibat Kecelakaan, serta apabila Peserta meninggal dunia karena sakit DBD, Tipes, atau Diare.

Ini adalah bentuk ikhtiar untuk memastikan bahwa jika takdir berkata lain akibat penyebab-penyebab tersebut, ekonomi keluarga yang ditinggalkan tetap dapat bertahan dan terlindungi.

  1. Satu Polis untuk Satu Keluarga Sesuai namanya, semangat produk ini adalah kebersamaan. Anda tidak perlu repot mengurus banyak polis. Cukup satu polis Assalam Family, perlindungan mencakup seluruh anggota keluarga inti sesuai Kartu Keluarga (KK), yaitu:
  • Pemegang Polis.
  • Pasangan (Suami/Istri).
  • Anak-anak (yang tercantum dalam KK dan belum menikah).

Semuanya terlindungi dalam satu ikatan akad yang praktis dan penuh berkah.

Mari jadikan akhir tahun 2025 ini menjadi momen untuk memastikan “payung” perlindungan keluarga sudah terpasang sebelum “hujan” risiko benar-benar turun. Memiliki polis Assalam Family adalah wujud kasih sayang kepala keluarga dan bukti tawakkal kita kepada Allah SWT.

Biarkan kami menjaga risiko finansialnya, agar Anda bisa fokus menjaga kehangatan dan kesehatan keluarga tercinta.

Siap menyambut 2026 dengan lebih tenang? Segera hubungi agen kami untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat Assalam Family.


Warning: Terjadi galat tak terduga. Mungkin ada yang salah dengan WordPress.org atau konfigurasi server ini. Jika masalah berlanjut, silakan coba forum dukungan. (WordPress tidak bisa membuat sambungan aman ke WordPress.org. Silakan hubungi administrator server Anda.) in /opt/lampp/htdocs/AJSB/wp-admin/includes/translation-install.php on line 65